malam sebelum tamatnya bulan cinta

Jika semua indahku hilang
Buruk, kotor aku
Tanganku masih kau cium tanpa ragu
Dengan lembut, kau menunggu aku tumbuh
Kadang disiram air, kadang disiram tangis
Tapi banyaknya racun yang terlanjur menyakiti
Anehnya, aku masih diterima
Dengan lembut, kau usahakan untuk aku sembuh
Perlahan kau lucutkan gementarku, bawa tenang dalam geloraku
Tapi banyaknya teriak menyuruhmu kalah
Anehnya, aku masih diterima