20th, Asyura
kelak di dalam perjalanan menjadi dewasa,
mungkin saja remedi-mu tak lagi sama,
maka pada Tuhan aku bisikkan kalam penuh nista,
menadah sembah, supaya lelah-mu kian pudar.
jika masih jalan-mu t'rasa berat,
bunuh gementar itu,
sembuh-lah dengan ku,
sandarkan semua pada-ku,
akan aku sorak kamu di s'tiap langkah,
kelak di dalam perjalanan menjadi dewasa,
nafas romansa kita tidak lagi sama,
maka pada sarwajagat aku tinggalkan teriak gempita kita,
berbisik pada marga-marga bawa kamu pulang,
kemana-pun biar sehangat rahim Ibu-mu, senantiasa.